• (021) 5994156

  • Tanggal: 24-03-2021 04:01
  • Organisasi Pengusul: Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Judul
Model Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Terpadu Dengan Prinsip 3R


Identifikasi Masalah
Dalam kehidupan sehari-hari, sampah adalah sesuatu yang tidak asing lagi di telinga. Sampah merupakan kotoran; bisa sesuatu yang tak terpakai dan dibuang; semua barang yang dibuang karena di anggap tak berguna lagi, berarti dapat dikatakan sampah itu adalah barang bekas, barang buangan, barang tidak berguna, barang kotor dan lain-lain. Seharusnya dimanfaatkan, diolah dikelola sesuai dengan prosedur 3R Reduce (mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan sampah), Reuse (menggunakan kembali barang yang biasa di buang), dan Recycle (mendaur ulang sampah). Pesatnya pertumbuhan pembangunan di Kabupaten Tangerang secara infrastruktur menimbulkan permasalahan baru, yakni meningkatnya sampah secara kuantitas dan susahnya mencari tempat penampungan sampah. Hal ini tentunya permasalahan serius yang harus segera Pesatnya pertumbuhan pembangunan di Kabupaten Tangerang secara infrastruktur menimbulkan permasalahan baru, yakni meningkatnya sampah secara kuantitas dan susahnya mencari tempat penampungan sampah. Hal ini tentunya permasalahan serius yang harus segera teratasi karena sampah adalah salah satu sumber dari polusi yang mampu memberikan dampak buruk bagi air tanah dan polusi udara.


Tujuan
1. Teridentifikasi dan terdatanya penyebaran dan volume sampah organik dan non organik. 2. Teridentifikasinya faktor penghambat dan upaya meminimalisir penyebaran timbunan sampah serta upaya meminimalisir pembuangan sampah. 3. Terdatanya timbunan sampah yang berpotensi untuk dikembangkan oleh masyarakat di sekitar perumahan dan pemukiman. 4. Terciptanya model pembinaan dan pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan sampah di sekitar perumahan dan pemukiman.


Status
Verifikasi