• (021) 5994156

Sosialisasi Penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) dan Pemberian Penghargaan IGA Tahun 2022

Sosialisasi Penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) dan Pemberian Penghargaan IGA Tahun 2022

  • Terakhir Diperbarui: 01-08-2022

Tigaraksa – Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Tangerang mengadakan Sosialisasi Penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) dan Pemberian Penghargaan “Innovative Government Award” (IGA). Acara dilaksanakan pada Selasa, 26 Juli 2022 dihadiri oleh seluruh Dinas, Kecamatan, Desa dan Puskesmas di Kabupaten Tangerang.

Acara dilaksanakan secara hybrid yakni daring dan offline. Untuk Dinas dan Kecamatan dilaksanakan di Ruang Sinergi Bappeda Kabupaten Tangerang, adapun untuk Puskesmas dan Pemerintahan Desa dilaksanakan secara daring melalui zoom. Narasumber berasal dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (KEMENDAGRI).

Acara dibuka oleh Efi Indarti, SKM, M.Kes selaku Sekertaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang dengan mengatakan pada tahun 2021 banyaknya inovasi tidak diikuti dengan keberlanjutan dan pemeliharaan inovasinya. Pada kegiatan ini akan diberikan bagaimana kaidah-kaidah di dalam penyelenggaraan inovasi yang benar yang baik dan bagaimana caranya mengikuti penilaian IGA ini. Diinginkan dari semua OPD maupun desa, sekolah bisa mengikuti penyelengaraan inovasi ini.

“Diinginkan semangat berinovasi ini sehingga peringkat yang kemarin turun dari sangat inovatif menjadi inovatif, kita harus kejar lagi menjadi terinovatif karena saya lihat semangatnya sangat luar biasa dan semangat ini harus dijaga dan kita buktikan bahwa besok tidak sekedar penilaian inovasi yang diinput saja tetapi sudah melakukan banyak manfaat atas hasil inovasi yang sudah dibuat” ucap Efi Indarti, SKM, M.Kes.

Mardyanto Wahyu Tryatmoko, Ph.D selaku Kepala Pusat OR Pemerintahan Dalam Negeri BRIN mengatakan kelitbangan mempunyai peran dalam meningkatkan kualitas perencanaan, merumuskan regulasi, sebagai media evaluasi kebijakan serta menguatkan inovasi daerah.

Hasil riset dan inovasi Digunakan sebagai dasar pembuatan kebijakan untuk mengatasi permasalahan daerah, peningkatan produktivitas daerah, dan pembangunan daerah” Ucap Mardyanto Wahyu Tryatmoko, Ph.D. 

Kegiatan penilaian inovasi daerah ini dimaksudkan agar dapat mendorong kompetisi positif antar pemerintah provinsi dan antar pemerintah kabupaten/kota dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, sehingga dapat diwujudkan peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan peningkatan pembangunan guna terwujudnya kesejahteraan rakyat.

Indeks Inovasi Daerah menurut Permendagri 108/2018 yaitu system pengukuran & penilaian terhadap penerapan pembaharuan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang telah dilaporkan kepada menteri dalam negeri sesuai dengan urusan yang menjadi kewenangan daerah.