• (021) 5994156

Audiensi BRIN Bersama BAPPEDA Kabupaten Tangerang

Audiensi BRIN Bersama BAPPEDA Kabupaten Tangerang

  • Terakhir Diperbarui: 02-06-2022

TANGERANG — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang melaksanakan audiensi bersama BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) di Ruang Sinergi Bappeda Kabupaten Tangerang, Selasa (31/05/2022).

Efi Indarti, SKM, M.Kes selaku Sekretaris Bappeda Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa Kabupaten Tangerang sudah mengalami peningkatan mengenai inovasi, yang sebelumnya termasuk dalam daerah kurang inovatif sudah menjadi daerah yang inovatif.

Kelitbangan sudah terlihat dari forum kelitbangan yang sudah dilaksanakan pada akhir tahun 2021 kemarin serta sudah mengajak para akademisi untuk membuat penelitian. Berharap BRIN bisa memberikan pencahayaan untuk bagaimana cara meningkatkan kelitbangan dan meningkatkan inovasi di Kabupaten Tangerang, ucap Efi Indarti, SKM, M.Kes.

Mardyanto Wahyu Tryatmoko, Ph.D. selaku Kepala Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri mengatakan bahwa BRIN merupakan gabungan dari beberapa lembaga riset yang ada di tingkat nasional. Peneliti di daerah didorong untuk melakukan peneltian.

BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) sedang dalam proses penyusunan regulasi pembentukan di BRIN bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri. Pembentukan BRIDA ditangani oleh Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah. BRIDA diharapkan dapat mendorong terbentuknya kajian-kajian yang dapat bermanfaat. BRIN siap untuk memfasilitasi dan mendampingi dalam Pembentukan BRIDA, ujar Wahyu Tryatmoko, Ph.D.

Manfaat dan benefit sinergi kolaborasi Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri (PRPDN) dengan Pemerintah Daerah (PEMDA) yaitu kebijakan pemerintah daerah berbasis riset dengan analisis lebih tajam dan komprehensif, memperkuat peran lembaga riset pemerintah daerah dalam melahirka kebijakan yang berkualitas serta terwujudnya tata kelola pemerintah derah yang lebih baik, efektif dan berdaya saing.

Kegiatan BRIN dibagi menjadi dua yaitu riset dan non riset. Kegiatan riset terdiri dari penelitian dasar, kebijakan serta inovasi. Sedangkan kegiatan non riset terdiri dari seminar/webinar serta asistensi/advokasi.

Suripto, Sos. MAB sebagai peneliti di BRIN menjelaskan bahwa peneliti di BRIN berasal dari Setjen DPR, Kemenkeu, Kemendagri, Kemenhub, Kemendikbud, LAN, LIPI serta BKN. BRIN tidak kekurangan sumber daya manusia. Tim peneliti bisa darimana saja, 12 organisasi dan 85 pusat riset di Indonesia dapat menjadi satu tim.

Jenis inovasi ada 3 yaitu, parsial, terhubung serta terhubung dan terencana. Beberapa daerah yang tidak merencanakan inovasi seringkali inovasinya parsial tidak terencana, ada juga daerah yang mencoba dengan tupoksinya dipaksa untuk nyambung akhirnya terhubung tetapi tidak terbentuk secara jelas seperti apa inovasi yang ingin dibangun. Diharapkan adanya inovasi yang terhubung serta terencana, ucap Suripto, Sos. MAB.

Model Pengembangan Inovasi dengan Metode Pendampingan (Inkubasi)