• (021) 5994156

Sosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021

Sosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021

  • Terakhir Diperbarui: 16-04-2021

        Senin, 12 April 2021 pukul 09.00 WIB dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021 Aula BAPPEDA Kabupaten Tangerang dan Zoom Meeting. Peserta berjumlah 34 berasal sari OPD dan RSUD d Kabupaten Tangerang dan 29 dari Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang.

      Wahyu Widayati, SP,M.Si sebagai Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (LITBANG) membuka acara dengan mengatakan kegiatan sosialisasi KIPP ini dilakukan melalui via zoom meeting untuk Kecamatan dan di Aula BAPPEDA Kabupaten Tangerang untuk OPD dan RSUD. Pusat sudah melaunching KIPP sejak tanggal 17 Maret 2021 dan batas input berakhir pada 11 Mei 2021. BAPPEDA dan bagian organisasi SETDA Bersama-sama untuk mendampingi melakukan input inovasi daerah seluruh SKPD, RSUD dan Kecamatan di Kabupaten Tangerang. Sekertaris Badan Perencanaan Pembangunan (BAPPEDA) Efi Indarti, SKM, M.Kes mengatakan sampai saat ini sudah terlihat banyak inovasi yang sudah dilaksanakan oleh SKPD terlihat dari target inovasi pelayanan publik. Dengan kondsi covid-19 ini kita dituntut untuk berinovasi dalam segala hal. Indikator inovasi dapat dilihat dari pelayanan, kepuasan masyarakat, akses.

     Inovasi pelayanan publik adalah terobosan jenis pelayanan baik yang merupakan gagasan/ide kreatif orisinal dan/atau adaptasi/modifikasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung tercantum pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 30 Tahun 2014 tentang Pedoman Inovasi Pelayanan Publik.

 

Kriteria inovasi pelayanan publik

  1. Kebaruan (Novelty)

Keunikan gagasan, pendekatan baru, modifikasi inovasi yang ada

  1. Efektif

Capaian nyata dan solutif

  1. Bermanfaat (Dampak)

Menyelesaikan masalah publik

  1. Dapat Ditransfer

Inovasi dapat direplikasi oleh UPP sejenis atau diadaptasi dalam konteks lain

  1. Berkelanjutan

Dukungan keberlangsungan inovasi

 

Tujuan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik

  1. Menjaring, mendokumentasikan, mendiseminasikan dan mempromosikan inovas sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik.

  2. Menjadi sarana pertukaran pengalaman dan pembelajaran dalam rangka pengembangan Sistem JIPP Nasional.

  3. Memberikan apresiasi dan penyenggaraan bagi penyelenggara pelayanan publik yang inovasinya ditetapkan sebagai top inovasi.

  4. Memotivasi penyelenggara pelayanan publik untuk meningkatkan inovasi dan profesional dalam pemberian pelayanan publik.

  5. Meningkatkan citra penyelenggara pelayanan public.

  6. Mendorong keberlanjutan inovasi pelayanan publik.

 

Penyelenggara dan Peserta KIPP

  1. Tim Sekretariat

Bertugas memfaslitasi proses kompetisi dan melakukan seleksi administrasi, apakah proposal sudah lengkap atau belum. Sekretariat hanya melihat kelengkapan dokumen.

  1. Tim Evaluasi

Bertugas melakukan penilaian terhadap proposal dan dokumentasi inovasi yang memenuhi persyaratan

  1. Tim Panel Independen

Bertugas melakukan penilaian presentasi dan wawancara, verifikasi dan observasi lapangan, serta menetukan Top inovasi Pelayanan Publik terdiri dari pakar dan pelayanan publik.

  1. Peserta Kompetisi

  1. Terdiri dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD.

  2. Kabupaten Tangerang wajib mengajukan minimal 1 inovasi dan dapat mengajukan lebih dari 1 inovasi.

 

Dasar Hukum

Peraturan Menteri PANRB

Nomor 5 Tahun 2019 menjadi Nomor 7 Tahun 2021 sebagai dasar pelaksana KIPP setiap tahun

Keputusan Menteri PANRB

Nomor 44 Tahun 2020 menjadi Nomor 161 Tahun 2021 sebagai Juklak KIPP di tahun berjalan

 

Tahapan KIPP 2021

No

TAHAP

KETERANGAN

1

Publikasi

Sejak KIPP dbuka samapi dengan penutupan (awarding)

2

Sosialisasi Nasional

Maret 2021

3

Pengajuan/Pendaftaran Proposal Inovasi

18 Maret – 11 Me 2021

4

Penilaian

Selesai Pada Bulan Juli 2021

5

Penghargaan

Diagendakan akan dilakukan pada bulan September 2021 (tentatif)

 

Tema Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021

“Percepatan Inovasi Pelayanan Publik untuk pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan melalui Transfer Pengetahuan di Tatanan Normal Baru”

 

Kategori Kompetisi

  1. Pengentasan Kemiskinan

  2. Pendidikan

  3. Kesehatan

  4. Ketahanan Pangan

  5. Pertumbuhan Ekonomi dan Kesempatan Kerja

  6. Pemberdayaan Masyarakat

  7. Pelayanan Publik Responsif Gender

  8. Perlindungan dan Pelestarian Lingkungan Hidup

  9. Tata Kelola Pemerintahan

  1.  Penegakan Hukum à Kategori baru di tahun 2021

 

Kelompok Inovasi KIPP 2021

  1. Umum

  1. Belumpernah mengikuti atau belum pernah mendapat penghargaan pada KIPP periode sebelumnya

  2. Belum pernah mnerma penghargaan sebagai Top 99 sebanyak 2 kali

  3. Bukan merupakan Top terpuji

  1. Replikasi

Inovasi yang merupakan adaptasi/modivikasi inovasi yang termasuk dalam top 99 periode KIPP 2014-2019 dan belum pernah mendapat penghargaan pada KIPP periode sebelumnya

  1. Khusus

  1. Top inovasi terpuji yang paling sedikit sudah berusia 1 tahun sejak ditetapkan sebagai top inovasi terpuji yaitu: Top 45/2019, Top 40/2018, Top 40 2017, Top 35/2016, Top 25/2015, dan Top 9/2014

  2. Tidak pernah mendapat penghargaan sebagai 5 pemenang OAPSI 2020

 

Tahap Penilaian

  1. Seleksi Administrasi

  2. Penilaian Proposal dan Dokumentasi Inovasi

  3. Penentuan Finalis Top Inovasi

  4. Presentasi dan Wawancara

  5. Verifikasi dan Observasi Lapangan

  6. Penentuan Top Inovasi Terpuji

 

Persyaratan Inovasi yang Diajukan dalam KIPP 2021

  1. Memenuhi seluruh kriteria inovasi

  2. Memenuhi semangat tema KKIP 2021 dengan penambahan informasi mengenai aktualisasi dalam rangka merespons pandemik Covid-19

  3. Relevan dengan salah satu kategori kompetisi

  4. Diajukan secara online dalam bentuk proposal melalui Sinovik dan wajib disertai dokumen yang wajib disertai dokumen pendukung yang relevan melalui https://sinovik.menpan.go.id

  5. Menggunakan judul yang menggambarkan inovasi dengan memperhatikan norma dan kepantasan

  6. Relevan dengan salah satu kelompok inovasi

  7. Telah diimplementasikan minimal:

  1. 2 tahun = kelompok umum dan khusus

  2. 1 tahun = kelompok replikasi

Dihitung mundur dari waktu penutupan pendaftaran kompetisi sampai dengan waktu dimulainya implementasi inovasi

 

 

Seleksi Awal

 Kelompok Umum dan Replikasi

 Setiap peserta agar melakukan seleksi awal   di  lingkup instansi masing-masing. Jumlah     inovasi yang dapat diajukan oleh tiap peserta   secara keselurahan:

  • Maksimal 10 (sepuluh) inovasi untuk kelompok umum.

  • Maksimal 5 (lima) inovasi untuk kelompok replikasi.

 Kelompok Khusus

 Kelompok khusus tidak termasuk dalam       ketentuan tersebut karena keikutsertaannya   berdasarkan undangan khusus dari Menteri     PANRB

 

Sesi Tanya Jawab:

1. RSUD Balaraja

    Tanya          : Si Jempol sudah masuk top 40. Apakah judul inovasi yang didaftarkan boleh Si Jempol atau harus yang lain?

    Jawab         : Dalam pelaksanaan inovasi pasti ada perubahan-perubahan yang dilakukan karena aplikasi tersebut sudah 4 tahun. Apabila ada perkembangan atau perubahan judul inovasinya harus yang baru, namun harus saling berkaitan

                         dengan inovasi sebelumnya. Kelompok khusus hanya untuk top terpuji.

2. Dinas Tenaga Kerja

     Tanya          : Inovasi Dinas Tenaga Kerja baru dilaksanakan akhir 2020, sedangkan disini persyaratannya minimal 2 tahun. Mohon penjelasannya.

     Jawab         : Kalau kita hitung berarti inovasi belum ada 4 bulan, syarat inovasi itu harus berkelanjutan. Paling tidak inovasi diimplementasikan minimal bulan mei 2019, kalau sudah lebih dari bulan itu belum bisa diikutkan di KIPP tahun

                           ini, jadi mengikuti persyaratan KIPP tahun berikutnya.

3. BKPSDM

     Tanya          : Kita memiliki sistem untuk ASN seluruh Kabupaten Tangerang. Apakah sistem Si Pendekar ini bisa dimasukkan ke KEMENPANRB?

     Jawab         : Silahkan saja karena masyarakat disini bukan masyarakat umum melainkan masyarakat pengguna layanan yang dilayani.