• (021) 5994156

Launching Laboratorium Inovasi Daerah

Launching Laboratorium Inovasi Daerah

  • Terakhir Diperbarui: 01-12-2020

Sebanyak 80 Inovasi Daerah Kabupaten Tangerang secara resmi telah dilaunchingkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.

"Hari ini Kami melaunchingkan 80 inovasi dari 52 Organisasi Perangkat Daerah," ujar Sekda pada acara Deliver Launching Laboratorium Inovasi Daerah Kabupaten Tangerang, di Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (26/1120).

Lanjutnya, Inovasi yang dilaunchingkan tersebut untuk memudahkan pelayanan publik agar lebih cepat, mudah dan murah melalui aplikasi yang telah disediakan di OPD dan Kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, dari 80 inovasi Daerah yang di launchingkan pada hari ini, masih ada 11 OPD dan Kecamatan yang belum memiliki inovasi, terdiri dari 5 OPD dan 6 Kecamatan.

"Kita akan mendorong agar semua OPD dan Kecamatan di Kabupaten Tangerang memiliki inovasi atau aplikasi sehingga pelayanan publik terlayani dengan baik," ujar Sekda Rudy Maesyal panggilan akrabnya.

Pada intinya aplikasi yang telah tersedia untuk kepentingan masyarakat dapat dilayani dengan baik, cepat mudah dan murah," Aplikasi yang telah disediakan oleh Pemkab Tangerang ini sebagai bukti nyata Bupati/Wakil Bupati Tangerang dalam bidang pelayanan publik sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati Tangerang " ujarnya.

Sementara itu, Kepala BAPPEDA Kabupaten Tangerang Ir. Taufik Emil tujuan dilaksanakan kegiatan Deliver Launching Laboratorium Inovasi Daerah Kabupaten Tangerang yaitu untuk mengakselarasi Inovasi Daerah yang ada di tiap-tiap OPD dan Kecamatan. 

Kepala Pusat Inovasi Lembaga Administrasi Negara Dra. Isti Heriani M.Ba mengucapkan selamat kepada Pemkab Tangerang yang telah launching Laboratorium inovasi Daerah, dimana inovasi ini diharapkan pelayanan kepada Masyarakat tetap berjalan dengan baik.

"Akselarasi inovasi ini bukan kegiatan biasa tetapi benar-benar menghadirkan bukti nyata kinerja Pemkab Tangerang untuk pelayanan publik yang lebih baik," ujanya